Namanya Riri Harficha . Panggilannya Riri. Begitulah informasi yang saya dapatkan dari sana ke sini.
Entah kenapa, saya jatuh hati kepada gadis berkacamata ini. Setiap kali bertemu dengannya, jantung serasa berdetak sangat keras. Ala mak, cantik sekali dia. Kacamata itu menambah kecantikannya. Saya seperti orang bisu bila berada dihadapannya. Saya seperti patung, diam tak bergerak.
Ingin rasanya saya ngobrol dengannya dan memperkenalkan diri. Ingin rasanya, saya ngobrol ngalor ngidul dengannya. tapi itu semua hanya mimpi.
“Hai, boleh kenalan. Namaku Rio. Rio Fatchhur Rochman kepanjangannya. Bolehkah saya tahu namamu” Begitulah aku melamun seolah sudah berani bicara dengan gadis berkacamata ini. Tapi sayang seribu sayang, bibir ini serasa terkunci, dan benar-benar terkunci. Seperti kunci gembok pagar rumah yang tidak bisa dibuka.
Padahal, gadis berkacamata itu telah memberikan senyum termanisnya. Seolah ingin juga berkenalan denganku. Ah dasar memang aku pemalu! Payah, berkenalan dengan wanita saja aku tak sanggup. Gak jantan, dan banci. begitu aku mengutuk diriku sendiri.
Setiap kali bertemu dengannya di sekolahan meskipun jarak berjahuan. Ingin saya membelai rambutnya yang panjang. Sambil bernyanyi mata indah bola pimpong. Karya fenomenal penyanyi Iwan Fals yang terkenal itu.
Mata indah bola pimpong
Masihkah kau kosong……..
Lagi-lagi aku hanya diam tak bicara. Hanya memandangi wajahmu yang ayu. Aku seolah-olah telah menjadi bisu. Begitu terus setiap harinya. sampai suatu ketika, aku mencari-cari facebooknya .
Akhirnya ketemu juga, nama facebooknya Riri Harficha tak pakek basa basi langsung aku add deh, hari-hari pun berlalu aku pun di konfirmasi pertemanan, ok lansung saja di spik (maaklum pemalu, beraninya hanya di dunia maya)
History chat Facebook dengannya
Entah kenapa, saya jatuh hati kepada gadis berkacamata ini. Setiap kali bertemu dengannya, jantung serasa berdetak sangat keras. Ala mak, cantik sekali dia. Kacamata itu menambah kecantikannya. Saya seperti orang bisu bila berada dihadapannya. Saya seperti patung, diam tak bergerak.
Ingin rasanya saya ngobrol dengannya dan memperkenalkan diri. Ingin rasanya, saya ngobrol ngalor ngidul dengannya. tapi itu semua hanya mimpi.
“Hai, boleh kenalan. Namaku Rio. Rio Fatchhur Rochman kepanjangannya. Bolehkah saya tahu namamu” Begitulah aku melamun seolah sudah berani bicara dengan gadis berkacamata ini. Tapi sayang seribu sayang, bibir ini serasa terkunci, dan benar-benar terkunci. Seperti kunci gembok pagar rumah yang tidak bisa dibuka.
Padahal, gadis berkacamata itu telah memberikan senyum termanisnya. Seolah ingin juga berkenalan denganku. Ah dasar memang aku pemalu! Payah, berkenalan dengan wanita saja aku tak sanggup. Gak jantan, dan banci. begitu aku mengutuk diriku sendiri.
Setiap kali bertemu dengannya di sekolahan meskipun jarak berjahuan. Ingin saya membelai rambutnya yang panjang. Sambil bernyanyi mata indah bola pimpong. Karya fenomenal penyanyi Iwan Fals yang terkenal itu.
Mata indah bola pimpong
Masihkah kau kosong……..
Lagi-lagi aku hanya diam tak bicara. Hanya memandangi wajahmu yang ayu. Aku seolah-olah telah menjadi bisu. Begitu terus setiap harinya. sampai suatu ketika, aku mencari-cari facebooknya .
Akhirnya ketemu juga, nama facebooknya Riri Harficha tak pakek basa basi langsung aku add deh, hari-hari pun berlalu aku pun di konfirmasi pertemanan, ok lansung saja di spik (maaklum pemalu, beraninya hanya di dunia maya)
History chat Facebook dengannya
- Percakapan dimulai 27 Agustus 2011
- 27 Agustus 2011
- 3 September 2011
- 11 September 2011
- 13 September 2011
Setelah aku dapat No. Hp nya langsung saja aku smsin, tpi hal itu berubah 90° saat aku tau ternyata dia naksir sahabatku T_T
''sedih gak gan....?''
Ya Tuhan, beri aku ilmu untuk bisa sabar untuk menanti gadis berkacamata itu. Senyumnya, tawanya, menggoyahkan hatiku. Ingin rasanya aku dekat denganmu, dan ngobrol lama. Entahlah aku bingung sendiri. kenapa aku menjadi seperti ini.
1,5th pun berlalu, aku sms dia lagi, nemu No,nya di buku tahunan sekolah, di situ dia jelasin, bahwa sebenarnya dia gak naksir sama sahabatku (senyum2 kegirangan) ternyata cuma humor dari teman2nya aja...... :)
Gadis manis berkacamata. Telah membuatku terbang ke angkasa. Tak banyak bicara. Mungkinkah ini cinta atau cuma nafsu semata?
''sedih gak gan....?''
Ya Tuhan, beri aku ilmu untuk bisa sabar untuk menanti gadis berkacamata itu. Senyumnya, tawanya, menggoyahkan hatiku. Ingin rasanya aku dekat denganmu, dan ngobrol lama. Entahlah aku bingung sendiri. kenapa aku menjadi seperti ini.
1,5th pun berlalu, aku sms dia lagi, nemu No,nya di buku tahunan sekolah, di situ dia jelasin, bahwa sebenarnya dia gak naksir sama sahabatku (senyum2 kegirangan) ternyata cuma humor dari teman2nya aja...... :)
Gadis manis berkacamata. Telah membuatku terbang ke angkasa. Tak banyak bicara. Mungkinkah ini cinta atau cuma nafsu semata?
